Mencegah Pasca Pandemi Covid-19 Dan Pilkada Di kabupaten Halmahera Selatan
Mencegah Pasca Pandemi Covid-19 Dan Pilkada Di kabupaten Halmahera Selatan
Tahun 2020 kita diperhadapkan dengan musibah nasional bahkan dunia yaitu penyerangan oleh virus Corona yang memakan korban jiwa ribuan orang meninggal di beberapa Negara termasuk Indonesia,selain korban jiwa yang meninggal, orang-orang juga berapa banyak yang kehilangan pekrjaan, penundaan gaji karyawan, kekurangan penghasilan bagi pekerja harian serta membuat orang-orang dibatasi ruang gerak terutama yang punya hoby melakukan liburan ke berbagai tempat dan Negara yang dianggap sebagai tujuan mereka. Harapan semua kalangan baik lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat agar musibah covid-19 dapat teratasi secepatnya sehingga aktivitas dan perputaran ekonomi kembali norma.
Musibah dan harapan yang sama juga di alami oleh masyarakat yang berada di Provinsi Maluku dan Khususnya di kabupaten Halmahera Selatan karena dengan masa Pandemi ini mingkin banyak kegiatan-kegiatan yang tertunda baik kegiatan pemerintah maupun masyarakat secara individu dalam peninglkatan perekonomian. Tanda-tanda kearah keadaan normal dan akan membaik, yang perlu diantisipasi adalah keadaan pasca masa pandami ini apalagi Halmahera Selatan akan menghadapi Pemilihan Kepala daerah yang memilki korelasi dampak pasca Pandemi Covid-19 dan Pilkada yaitu masalah lingkungan sebagai salah satu ancaman kedepan jika tidak dilakukan sosialisasi dan peringatan dini terhadap masing-masing kebutuhan.
Mungkin beberapa kalangan menganggap tidak terlalu penting terhadap lingkungan, dan mungkin juga orang-orang belum memikirkan dampak-dampak yang akan timbulkan terkait masalah sampah yang akan ditimbulkan dari bahan atau alat penangan covid 19. dan mungkin akan bertanya dimana korelasi Pasca pandemi dengan Pilkada terhadap lingkungan......?
Selama masa pandemi terutama pada puncak yang tetapkan Pemerintah tentang status darurat Nasional terhadap musibah covid-19, bahkan pemerintah mengeluarkan kebijakan melaui menteri agar setiap Desa dapat mengadakan Alat Pelindung Diri agar masyarakat terhindar dari serangan Covid-19, selain ADP yang disiapkan Pemerintah desa juga bantuan dari pemerintah daerah dan beberapa institusi Lembaga Negara lainnya serta sumbangan sukarela dari pengusaha maupun perusahaan. diantara beberapa ADP, yang paling banyak adalah masker baik yang sekali pakai maupun yang dapat digunakan berulang kali. Sehingga dengan begitu banyak bantuan, masyarakat tidak kekuranga masker bahkan rata-rata memakai masker lebih dari 1. bisa bayangkan potensi sampah yang akan ditimbulkan jika masyarakat Halmahera Selatan berjumlah 250.000++ jiwa.
Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada bulan Desember nanti, masing-masing calon kepala daerah akan mengadakan alat peraga kampanye seperti BALIHO, SPANDUK, STIKER dan alat perga lainnya yang akan tersebar di seluruh Desa yang berda di kabupaten Halmahera selatan baik Desa pesisir maupun jauh dari pantai, belum lagi SPANDUK/BALIHO sosialisasi yang dinuat oleh penyelenggara. bisa dipikirkan kalau Halmahera sealatan memiliki 30 kecamatan dan 250 Desa, di asumsikan 3 calon kandidat yang berarti minimal tiap desanya memiliki kurang lebih 4 buah baliho atau spanduk serta stiker yang tersebar.
potensi sampah yang begitu banyak dibutuhkan kesadaran masyarak dalam pengelolaan sampah yang baik sehingga lingkungan memiliki nilai estetika dan kesehatan. pengelolaan sampah sangat berhubungan erat kehidupan organisme yang berada pada suatu lingkungan, organisme akan hidup dengan baik jika proses ekologi tetap berjalan, karena proses ekologis itu adalah proses pembentukan rantai makanan dan jaring-jaring makanan. jangan sampai kita memutuskan salah satu rantai makanan mahluk hidup ,yang akan berdampak tidak terjadi keseimbangan perolehan makanan yang berujung pada manusia yang mengalami dampak.
jangan sampai kita terfokus pada Covid-19 kita mengabaikan penyakit lain yang mengelilingi kita. hubungan antara penyakit, mikroorganisme/patogen memiliki hubungan sangat erat, sehingga lingkungan menjadi faktor utama yang harus dijaga kebersihannya agar patogen/ mikroorganisme tidak menghuni lingkungan tempat tinggal kita. dan jangan sampai lingkungan yang kotor membuat kita tidak nyaman dan menurunkan daya tahan tubuh kita sehingga mikroorganisme seperti virus, baktei, kuman dengan mudah menyerang tubuh kita yang berujung sakit.
Mari torang jaga kebersihan pantai karena masuh banyak potensi keindahan alam Halmahera Selatan yangt bisa dimanfaatkan sebagai wisata bahari yang dapat memperdayakan masyarakat untuk peningkatan ekonomi daru segi wisata dan mari mencegah Pasca Pandemi Covid-19 dan Pilkada di Halmahera Selatan dengan:
1. Kumpul Masker, Baliho, Stiker dan Sampah lainnya yang sudah tidak terpakai kemudian di bakar
2. Jangan buang sampah di gorong-gorong, tepi pantai dan laut
SEMOGA BERMANFAAT
Pesan yg sangat berguna utk tetap menjaga alam kita 👏👏👏👏
BalasHapus