Sedikit Cerita Perjalanan Pencarian Kopi
Perjalanan yang terdiri dri 6 orang, untuk mecari tau kopi dan pala yang didalamnya terdapat cerita panjang asal muasal kopi dan pala yg berada di tengah gunung sebela.
Perjalanan dimulai pada minggu pagi jam 08.00 dari desa Gandasuli menggunakan sepeda motor sekita 1 km, selanjutnya untuk menanjak kami harus jalan kaki karena dihadapkan dengan bukit yang lumayan terjal untuk menanjak walaupun masih berada di wilayah kebun cengkeh milik warga, dan bukit ini dibilang bukit yang paling tinggi di antara beberapa perbukitan yang dilalui selama perjalanan kali ini.walaupun ini adalah bukit yang tertinggi yang melewatinya membuat banyak energi yang terbuang tapi setelàh berada di ketinggian akan hilang lelah karena disuguhi dengan pemandangan yang cukup indah dengan melihat laut dan desa-desa yang berada dibawahnya serta hamparan pulau yang berada diseberang pulau Bacan, dan bahkan sangat terlihat jelas tempat wisata lokal yang baru dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat bacan yaitu GOR HBK dan miniatur Jakarta. Hanya saja untuk pengambilan gambar kali ini menggunakan kamera handphone.
Setalah bebera menit menikamati pemandangan, perjalananpun dilanjutkan untuk mencapai tujuan utama perjalanan ini, sèbagai informasi dalam perjalanan kami menemukan pos-pos peristrihatan yang dibuat oleh anak-anak muda yang suka berpetualang di puncak Bukit Sibela. Dan bagi orang² yang ingin melakukan perjalan kepuncak sibela jangan lupa menyediakan air minum karena nanti air akan ada lagi setelah berada di pos ke-3.
Tepatnya jam 12 perjalan (jalan santai) tibalah kami di tempat tuju, pemandangan sangat sederhana dan terlihat biasa seperti hutan² padan umumnya, tapi yang jika diamati maka terlintas pertanyaan tentang pohon dan buah pala serta pohon kopi yang tersaji di hutan itu. Siapa yang menanam..? Kapan di tanam pala dan kopi ..? Buah pala berbeda dari pala² pada umumnya. Bgtu banyak pohoñ Pala dan Kopi tapi sàyangnya kami tidak menemukan pohon yang berbuah, hanya menemukan buah beberapa buah pala yang sdah lama jatuh dari pohonnya. Dan.kami belum.menemukan hamparan pohon kopi yang besar². Hanya mememukan ratusan dan bajkan ribuan anakan pohon pala. Luasan area yang rencana diksplor lebih dari 10 ha, karena cuaca yang tidak mendukung (tiba² hujan lebat), maka perjalan dihentikan dan akan dilanjutkan dengan waktu yang belum ditentukan😑😑.
Bagi yang suka bertualang dihutan, bukit sibela sangat rekomded, selain menikmati hutan, kita bisa menemukan peninggalan sejarah seperti Kopi dan pala, air terjun yang indah (dok blm ada cz hujan), botol² peninggalan jaman penjajahan. Lokasi kebun yang kopi dan pala tidak jauh dari puncak sibela.




Komentar
Posting Komentar